Sosialisasi Penyelamatan Cagar Budaya Tahun 20222

Berlatarbelakang maraknya penemuan obyek yang diduga cagar budaya (ODCB) oleh warga Kabupaten Pasuruan, maka Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan kegiatan sosialisasi penyelematan cagar budaya. Sosialisasi pada tanggal 29 Agustus 2022 ini bertempat di plataran Candi Jawi kecamatan Prigen mengundang kepala desa, pegiat budaya, juru pelihara cagar budaya dan staf kebudayaan. Ustadi selaku kepala bidang kebudayaan menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk menjelaskan kepada peserta bagaimana langkah langkah yang harus dilakukan jika menemukan ODCB.  

Nara sumber Ahmad Hariri,S.Sos dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur setelah menjelaskan criteria cagar budaya selanjutnya memaparkan  empat kelengkapan saat melaporkan ODCB yaitu: identitas pelapor, tanggal penemuan, letek penemuan dan kronologi penemuan. Selanjutnya laporan akan ditinjau oleh Disdikbud kabupaten Pasuruan dan  tim ahli dari Balai untuk dicatat jika layak disebut cagar budaya. Penemu boleh memilki CB tersebut dengan syarat telah diregristrasi oleh Balai, pemilik bisa merawat dan jika pindah tangan wajib melapor ke Balai. Tetapi Pak Hariri lebih menekankan untuk dititipkan ke museum daerah apalagi kabupaten Pasuruan sudah memiliki museum.

Arif Ardianto dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur menjelaskan tentang bagaimana porses mendirikan museum, hal ini menjawab pertanyaan salah satu kepala desa yang ingin mendirikan museum di desa untuk menyimpan CB dan sekaligus menjadi pusat informasi budaya dan harapannya dapat mendatangkan wisatawan.  Pak Arif menekankan bahwa jika Desa ingin menyimpan maka harus menjamin keberlangsungan tempat dan ruang penyimpanan serta perawatan, jangan sampai terjadi ganti kepala desa keberlangsungan tempat dan ruang tidak bias dijaga.

Di akhir kegiatan peserta merasakan manfaat kegiatan sosialisasi ini dan menambah wawasan tentang cagar budaya di kabupaten Pasuruan. (Ust) 

No Comments

Tuliskan Komentar